40 Guru Siap Menuntut Ilmu di Inggris

 01 September 2016    madi    Pemerintahan

(TINGKATKAN SDM GURU: Ketua DPRD Kukar H Salehuddin, Kadisdik Kukar Wiyono beserta jajaran, bersama perwakilan peserta.)

TENGGARONG – Setelah mengikuti pre departure training atau pelatihan sebelum keberangkatan sejak 18 Juli nanti, sebanyak 40 guru bahasa Inggris siap menimba ilmu di Cambridge University Press di Inggris mulai awal Oktober hingga 11 November 2016. “Mereka telah siap menimba Ilmu ke Inggris,” ujar Ketua Panitia Training Program Cambridge University, Emy Rosana Saleh, Selasa (30/8).

Emy mengatakan, materi yang diberikan pada pelatihan meliputi Teaching Knowldge Test (TKT) atau pengetahuan mengajar, serta kultur budaya orang Inggris. “Ini persiapan mereka nanti di Inggris, sehingga tidak kaget dengan materi di sana,” ujarnya. Emy mengatakan, 40 guru tersebut didesain sebagai percontohan guru bahasa Inggris di Kukar.

Sementara, Adi Cerman dari Global Tesol/ESL Program Director selaku pemateri mengatakan,program yang diberikan  tersebut didesain khusus untuk mempersiapkan peserta agar memahami materi utama yaitu kemampuan teknik mengajar, sehingga para peserta atau guru-guru tersebut dapat menjalani TKT di Cambridge dengan baik. “Jadi 40 guru ini disiapkan untuk mendapatkan sertifikasi mengajar internasional langsung di Inggris,” ujarnya.

Dikatakan Adi, setelah mengikuti pre departure training selama enam minggu, kemampuan peserta telah berkembang pesat, yakni mampu berkomunikasi dan menulis dengan baik, menerapkan pola mengajar sesuai metode Cambridge sesuai harapan yaitu komunikatif dan menyenang-kan. ”Mereka berbahasa Inggris dengan baik dan menjiwai,” ujarnya.

Kadisdik Kukar Wiyono, mengatakan program tersebut merupakan upaya pemkab untuk meningkatkan sumber daya manusia, khususnya dalam bahasa Inggris.   “Pemkab berupaya membangun SDM handal sehingga memiliki daya saing dan nilai yang tinggi,”  ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kukar Salehuddin mengatakan, apabila program tersebut berjalan dengan baik, SDM Kukar akan lebih baik lagi.   ”Pemerintah peduli dengan pengembangan SDM, salah satuya dengan program ini, kami dukung Kukar menjadi pusat belajar bahasa Inggris se- Kalimantan,” ujarnya.

Rahmat, salah seorang guru yang terpilih mengikuti program tersebut mengatakan bahwa kesempatan itu sangat langka dan harus dimanfaatkan dengan baik.(hmp02)


Sumber: Koran Kaltim