Pembayaran TPP PNS Ditunda

 07 September 2016    madi    Pemerintahan

TENGGARONG – Defisit anggaran yang terjadi di Kutai Kartanegara tak hanya menyebabkan tertundanya sejumlah proyek yang telah direncanakan. Pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Pegawai Negeri Sipil (PNS) juga terkena imbasnya.


Plt Sekda Kukar Marli telah mengeluarkan surat yang ditujukan kepada kepala SKPD di lingkungan Pemkab Kukar. Dalam surat bernomor: 841/1513/BPKAD tersebut, disebutkan pembayaran TPP baru bisa diproses setelah tanggal 10 pada bulan berikutnya. Biasanya, pembayaran TPP diproses dari tanggal 1-5 setiap bulannya.

Saat dikonfirmasi Koran Kaltim, Marli mengaku dana pembayaran TPP hanya tesedia hingga September. “Tiga bulan ke depan akan dilakukan penundaan pembayaran. Dananya masih kosong,” ujar Plt Sekda Kukar Marli kepada Koran Kaltim, kemarin.

Namun, kata Marli, sedefisit apapun keuangan daerah, alokasi gaji PNS tetap aman hingga Desember mendatang. Kondisi keuangan Pemkab Kukar masih tergolong aman.
“Di daerah lain ada yang lebih parah, sudah menyetop TPP dan gaji PNS. Saya berharap, bulan ini ada transferan dana bagi hasil dari Kementerian Keuangan,” ujar Marli.
“Kalau tidak ada transferan dari pusat, penundaan akan terus dilakukan sampai dananya tersedia,” tambah Marli.

Sementara itu, Kabid Akuntansi BPKAD Kukar, Sukotjo menjelaskan transfer dari pusat sudah diterima awal bulan lalu. Namun jumlahnya tidak sesuai apa yang diharapkan, hanya Rp17,9 miliar. “Biasanya pusat mentransfer dana dalam jumlah yang besar, terkadang Rp20-25 miliar,” terang Sukotjo.

Menurut Sukotjo, belum ada tanda-tanda transfer tambahan yang akan dilakukan Pemerintah Pusat. “Kalau dilihat dari sistem informasi transfer daerah (Simtrada), belum ada tanda-tanda kita akan mendapatkan transfer lagi dari pusat dalam waktu dekat ini,” Pungkas Sukotjo. (ran415)


Sumber: Koran Kaltim