Boyolali Sambangi Kukar

 28 September 2016    madi    Pemerintahan

Wabup Kukar Edi Damansyah saat memberikan cindera mata kepada Ketua DPRD Boyolali Slamet Paryanto. (Foto: Humas Kukar)


TENGGARONG –Ketua DPRD Boyolali Slamet Paryanto dan didampingi Sekda Kabupaten Boyolali Sri Ardiningsih  beserta rombongan datang menyambangi Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).  Rombongan disambut Wakil Bupati (Wabup) Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah dan kepala dinas terkait, di Pendopo Odah Etam, Senin (26/9). 

Ketua DPRD Boyolali Slamet Paryanto mengatakan terkait dengan implementasi visi misi Bupati Boyolali tahun 2016 – 2021 tentang destinasi wisata Kabupaten Boyolali akan dibangun Kebun Raya Indrakila di Kecamatan Mojosongo dan sarana kereta gantung di Kecamatan Selo. “Untuk merealisasikan rencana tersebut, kami melakukan studi orientasi dengan mengunjungi 2 daerah yakni Kabupaten Kukar dan Kota Samarinda,” katanya. 

Ia menambahkan di Kukar sudah mempunyai kereta gantung beberapa tahun lalu yang menyambungkan ke tempat wisata Pulau Kumala.  ”Melalui pengalaman itulah kami datang ke Kabupaten Kukar ini untuk melihat dan mendapatkan informasi seperti apa pengelolaannya,” ungkapnya.  Ia berharap, melalui kunker ke Kabupaten Kukar bisa dibawa kembali kedaerah untuk dipergunakan dan dimanfaatkan sebaik mungkin. 

Sementara itu, Edi Damansyah mengucapkan selamat datang ke Kabupaten Kukar dan menjelaskan tentang Kukar dari etnis penduduk, luas wilayah dan kebudayaan.  Mengenai pariwisata yang ada, Edi menjelaskan tentang Pulau Kumala yang beberapa tahun lalu sudah memiliki kereta gantung.  “Pariwisata Pulau Kumala sempat kehilangan pengunjung pada saat jembatan Kukar roboh dan saat ini kami kembali menghidupkan pariwisata di Pulau Kumala dengan telah beroperasinya jembatan penghubung ke pulau dan sudah berdirinya kembali jembatan Kukar,” ujar Edi.

Lebih lanjut ujar Edi, Pulau Kumala dulu sempat dikelola oleh pihak ketiga  yaitu PT. El John Tirta Wisata. Namun saat inikontraknya sudah berakhir dan kembali dikelola oleh Pamkab Kukar.  “Kereta gantung yang terhubung ke Pulau Kumala sudah lama tidak beroperasi lagi, karena mengalami kerusakan dan untuk memperbaikinya harus mendatangkan ahlinya dan peralatannya dari Jerman,” jelasnya. Edi mempersilahkan untuk lebih lanjut menanyakan kepada Kepala Disbudpar tentang kepariwisataan Kukar lebih terinci lagi. Acara ditutup dengan dengan saling bertukar cindera mata. (hmp06)



Sumber : Humas Kukar