603 Pramuka Penegak Dan Pandega Ikuti Raimuna

 21 Oktober 2016    gusdut    Pemerintahan

Wabup Kukar Edi Damansyah yang juga Ketua Kwarcab Kukar saat pembukaan kegiatan Raimuna Cabang Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kukar di Bumi Perkemahan (buper) Waduk Panji Sukarame Tenggarong


Wakil Bupati (Wabup) Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah yang juga Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kukar membuka Raimuna Cabang Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kukar di Bumi Perkemahan (buper) Waduk Panji Sukarame Tenggarong, Selasa (18/10) Lalu. Edi Damansyah mengatakan Raimuna penting artinya bagi pramuka penegak dan pandega sebagai upaya memupuk rasa persahabatan, persaudaraan dan perdamaian melalui kegiatan perkemahan. "Kami berharap lewat raimuna ini dapat dikembangkan sifat kepemimpinan, kemandirian dan kemampuan mengelola organisasi, selain itu juga dapat dikembangkan sifat kegotongroyongan dan kekeluargaan," ujar Edi. 

Ditambahkan Edi pada kegiatan Raimuna kali ini akan dibentuk Satgas Revolusi Mental diseluruh kwartir ranting yang bertujuan untuk menciptakan agen - agen perubahan sebagai panutan (role model) dan sebagai motor penggerak perubahan  dikwartir ranting.  Edi berpesan agar kegiatan raimuna ini tidak hanya sebatas pada pelaksanaan selama seminggu ini saja, namun yang terpenting bagaimana hasil yang didapatkan selama raimuna ini dapat diimplementasikan secara nyata pada kehidupan seorang pramuka dalam bermasyarakat.  "Teruslah menjadi pramuka yang perduli dalam berbagai situasi dan kondisi, semoga pramuka bisa dan mampu mengambil peran dalam gerakan pramuka madani, gerakan pramuka menanam dan mandiri," pesan Edi.

Untuk diketahui kata Raimuna berasal dari bahasa Ambai, daerah Yapen Timur, Kabupaten Yapen Waropen Papua, yang merupakan gabungan dua kata yaitu Rai dan Muna, yang berarti sekelompok orang yang hidup dalam suatu kekuatan dengan dijiwai oleh suatu daya kekuatan yang selalu memberi semangat tinggi dalam mencapai tujuan. Pembukaan Raimuna dihadiri Kwartir Daerah Kaltim Hatta Zainal, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sri Wahyuni, Kepala Dispora Tajuddin Nor dan para perwakilan SKPD serta para pembina Pramuka.  (HMP 01/emge)