Rita Serahkan Panji-Panji Keberhasilan Pembangunan

 07 Februari 2017    madi    Pemerintahan

Bupati Kukar Rita Widyasari menyerahkan piagam penghargaan LAKIP dengan tingkat pencapaian akuntabilitas kinerja dengan nilai B dari Kementerian PAN dan RB kepada Sekretaris Daerah Kukar H Marli.


Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari menyerahan panji-panji keberhasilan pembangunan tahun 2016 yang diperoleh Pemerintah Kukar dalam HUT Provinsi Kalimantan Timur ke - 60 Tahun 2017 lalu, kepada masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kukar yang menerima panji-panji  tersebut, di halaman Kantor Bupati Kutai Kartanegara. Senin (6/1).

 

Selain penyerahan panji-panji keberhasilan pembangunan, Bupati Kukar juga menyerahkan  piagam pengharaan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) dengan tingkat pencapaian akuntabilitas kinerja dengan nilai B  dari Kementerian PAN dan RB  kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Kukar H Marli,  dan juga penyerahan piala Wahana Tata Nugraha (WTN) kategori Lalu Lintas Kota Kecil kepada Sekretaris DinasPerhubungan Ismi Nurul Huda.

 

Dalam kesempatan tersebut Rita memberikan apresiasi  kepada para penerima panji–panji sebagai kekuatan motivasi dan ukuran tolak ukur kinerja yang harus dipertahankan dan ditingkatkan dalam semangat pengabdian, dedikasi dan loyalits untuk bekerja dan berkarya lebih baik lagi. Ia juga meminta kepada seluruh pejabat esselon II untuk dapat merumuskan langkah-langkah kerja secara konkrit dalam pencapaian  target kinerja 2017, dalam bentuk kontrak kinerja khusus untuk dapat meningkatkan penilaian kinerja dalam mengevaluasi langkah-langkah strategis  dalam bingkai keterukuran  dan keterpaduan  menuju keberhasilan pencapaian Gerbang Raja II.

 

Kontrak kinerja khusus tersebut dapat segera dijabarkan kepada seluruh jajaran dibawahnya hingga ke level staf agar setiap individu memiliki tugas dan tanggung jawab yang jelas dan terukur. “Tugas dan  tanggung jawab yang jelas, serta terukur diharapkan dapat menjadi budaya yang harus diikuti” kata Rita. Berkenaan dengan adanya kecenderungan menurunnya disiplin dan kinerja aparatur pemerintah Kabupaten Kukar, akibat defisit keuangan daerah. Iasangat tidak setuju dengan alasan defisit menyebabkan menurunnya disiplin dan kinerja aparatur, malah ia berharap keadaan tersebut bisa menjadi pelecut semangat untuk terus berkarya, berkreasi dan berinovasi.

 

“Saya tidak ingin karena kurangnya anggaran ASN menjadi malas, tetapi harus sebaliknya menjadi pelecut semangat untuk terus berkarya, berkreasi dan berinovasi,” ujar Rita. Bupati Kukar juga menyoroti kebiasaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hanya mengisi kehadiran, namun tidak melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik. “Bangunlah rasa kebersamaan dan tanggung jawab dengan lebih bijak, dengan tidak merugikan kepentingan yang lebih luas. Hilangkan kebiasaan buruk dengan hanya mengisi absen hadir, tanpa melakukan kegiatan apa-apa,” harap Rita lagi. (mesi 03)

 

Sumber : http://humas.kutaikartanegarakab.go.id