Ayo Belanja ke Pasar Mangkurawang

 29 Maret 2017    madi    Pemerintahan

KUNJUNGI PASAR: Bupati Rita Widyasari saat meninjau Pasar Mangkurawang beberapa waktu lalu, guna memastikan kesiapan menampung eks pedagang Pasar Tangga Arung.



Rita: Pemindahan Pasar untuk Pengembangan Kota


TENGGARONG – Hampir sekitar 80 persen pedagang eks pasar Tangga Arung, telah direlokasi ke Pasar Mangkurawang, baik pedagang pasar basah, kering hingga sebagian penjual baju.
Sehingga, sudah selayaknya masyarakat Tenggarong, agar berbelanja ke Pasar Mangkurawang. Jika tidak dari diri masing-masing, siapa lagi yang bisa membuat pasar kebanggaan masyarakat Kukar tersebut bisa terlihat ramai pengunjung.
“Ajakan ini merupakan dari pengelolaan tata kota Tenggarong. Mengingat, sudah selayaknya Pasar Eks Tangga Arung yang berada di tengah kota dipindahkan ke wilayah lain, agar bisa menumbuh kembangkan wilayah lain. Sehingga, pertumbuhan ekonomi, tidak saja berada di tengah Kota Tenggarong, melainkan di pinggiran juga bisa merata,”ungkap Bupati Kukar, Hj Rita Widyasari beberapa waktu lalu kepada Koran Kaltim.
Sementara itu, Kadis Perindag Kukar, H Surip mengimbau kepada masyarakat agar berbelanja di Pasar Mangkurawang yang sudah dipenuhi pedagang eks pasar Tangga Arung. “Kita akan membuat spanduk atau baleho ajakan seperti “Gerakan, Ayo Belanja Ke Pasar Mangkurawang”. Mungkin seperti itu ajakan yang akan kita publikasikan ke masyarakat, ini semua tentu saja sejalan dengan keinginan bersama. Sehingga, kita mengharapkan, bagaimana kesadaran masing-masing untuk berbelanja ke Pasar Mangkurawang. Malu kita jika berbelanja di pinggiran jalan atau di pasar tumpah, sementara keberadaan pasar tumpah itu dilarang,”ungkap H Surip.
Untuk Pasar Mangkurawang I dan II, sudah bisa digunakan untuk kegiatan aktivitas jual beli. Mengingat, Pasar Mangkurawang mayoritas diisi oleh pedagang pasar basah dan sebagian kering. Sementara untuk Pasar Rakyat Mangkurawang, saat ini pengerjaan penyekatan sudah hampir 90 persen. Tinggal menunggu pedagang yang direlokasi untuk menempati petak yang ada sesuai dengan pencabutan undian yang telah didapatkan masing-masing pedagang. “Saat ini juga kita terus berbenah di Pasar Mangkurawang I dan II, terkait masih adanya pedagang baju yang belum menempati petak yang telah disediakan. Jika dalam waktu dekat, sesuai kesepakatan bersama, tidak juga menempati untuk berjualan, maka petak yang ada akan dialihkan kepada pedagang yang siap berjualan. Sehingga, ruko atau petak yang ada siap beroperasi dan tidak kelihatan tutup terus,”pungkansya. (adv/ind)


Sumber : Koran Kaltim